Bangunan Semen yang Tak Kunjung Membaik
[Sudah berapa bulan lalu, aku tak menulis di sini..] Bangunan Semen yang Tak Kunjung Membaik. Bangunan yang berdiri kokoh tak hanya terbuat dari semen, bisa jadi terbuat dari kayu yang indah nan terarah. Bukankah sesuatu yang semula terurai berai dapat disatukan olehnya, menjadi satu kesatuan yang utuh?. Begitulah yang dipahami tentang bangunan, dulunya mengira bahwa pondasi bangunan akan terlihat kokoh, kuat luar dalamnya, berwarna, dan selalu melukis garis senyum setiap hari. Bangunan tak selalu berdiri selamanya, ada kalanya ia hancur dan roboh. Ada banyak hal yang menyusunnya, ada banyak tangan yang menjaga, dan ada juga yang tak terlihat dari luar. Untaian narasi terus mengapung dipikiranku. Hal itu menjadi bagian dari sesuatu yang tak saling memahami. Bukan berarti tak peduli, mungkin saja mereka lelah?. Ada banyak peran yang bisa dipelajari dengan kewajiban layaknya seorang (sebut saja air). Air tidak pernah bertanya harus menjadi apa. Ia hanya meng...